SISTEM REPRODUKSI MANUSIA

SISTEM REPRODUKSI MANUSIA LAKI-LAKI PEREMPUANSpermatogoniumSpermatosit primerSpermatosit sekunderSpermatosit sekunderSpermatidSpermatidSpermatidSpermatidSPERMA DEWASASPERMA DEWASASPERMA DEWASASPERMA DEWASAOogoniumOosit primerOosit sekunderBadan PolarOotidBadan Polar 2Badan polar 1SEL TELURMITOSISMEIOSIS IDIFERENSIASIMITOSISMEIOSIS IMEIOSIS IIMEIOSIS IIFase Penembusan Korona Radiata, Zona Pellusida, dan Penyatuan Oosit serta membran Sel SpermaFERTILISASIterjadi di AMPULA TUBAIMPLANTASIpada hari ke-6 terjadi di DINDING POSTERIOR ATASmasuk ke dinding rahim/ENDOMETRIUMMATERNITASSPERMATOGENESIS DAN OOGENESISKONSEPSIPERKEMBANGAN JANINPERKEMBANGAN PLASENTA- Plasenta mulai terbentuk pada saat IMPLANTASI. Selama minggu ke-3 setelah konsepsi, sel trofoblas yang berasal dari vili korionik akan melakukan invasi pada area desidua basalis. Jika uterus kapiler telah didapati, maka arteri spiralis endometrial akan terisi dengan darah ibu. Vili korionik akan tumbuh ke rongga di antara dua lapis sel yaitu Sel Sinsitium Luar dan Sel Sitotrofoblas Dalam. Lapisan ketiga berkembang menjadi Anchoring Septa yang membagi desidua menjadi terpisah yang dikenal dengan kotiledon. 15-20 kotiledon vili korionik akan bercabang dan terbentuklah sistem pembuluh darah fetus. sirkulasi antara ibu, plasenta, dan fetus terjadi pada hari ke-17, ketika jantung embrio berdetak. akhir dari minggu ke-3, darah embrio bersirkulasi di embrio dan vili korionik. Minggu ke-7 plasenta sudah memproduksi sebagian besar hormon maternal (steroid). Esterogen yang diproduksi adalah estriol.- Plasenta lengkap di minggu ke-12 melebar hingga minggu ke-2, saat telah menutupi setengah permukaan uterus.- Plasenta akan menebal dengan vili yang cabangnya berkembang di dalam plasenta.KHAIRUNNISA HALIDR011191071RA 2019
117