Intergrasi Nasional

intergrasi nasional
untuk menyatukan perbedaan yang ada sehingga memcapai suatu keserasian dan keselarasan secara nasional
- Pendapat Para ahli ttg integrasi :
1. Howard Wriggins -> penyatuan bagian yang berbeda beda dari suatu masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh
2. Myron Weiner -> proses penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam satu wilayah
3. Dr. Nazaruddin Sjamsuddin ->proses penyatuan suatu bangsa mencakup semua aspek kehidupannya
4. J. Soedjati Djiwandono -> cara bagaimana kelestarian persatuan nasional
-Faktor Sejarah - Keinginan untuk bersatu
- Rasa cinta tanah air - Rasa rela bekorban
- Kesepakatan / konsensus nasioanl - Pengembangan budaya gotong royong - Wilayaj nehara yang begitu luas
- Besarnya kemungkinan ancaman
- Adanga paham etnosentrisme
- Lemahnya nilai nilai budaya bangsa akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa
. Pengertian dan Syarat Integrasi Bangsa
. Persatuan Dalam Keberagaman
1. Makna Bhinneka Tunggal Ika
2. Hubungan Persatuan dan Keberagaman
1. Pengertian Ancaman
- Semboyan Bangsa Indonesia
- Menghargai dan menghormati perbedaan yang ada
- Alat Alat pemersatu bangsa :
• Pancasila sebagai dasar negara
• Bendera kebangsaan Sang Saka Merah Putih
• Bahasa Nasional dan bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia • Burung Garuda sebagai lambang negara
• Indonesia raya sebagai lagu kebangsaan
• Lagu-lagu perjuangan
- negara yang heterogen ( Indonesia )
- modal dasar dalam pembangunan bangsa
- Kehidupan yang serasi , selaras , dam seimbang dalam masyarakat - Mempererat hubungan antarindividu dalam masyarakat
- Perbedaan tidak menjadi sumber masalah
- Pembangunan sapat berjalan dengan lancar
- Usaha yang dilaksanakan secara konsepsional melalui tindak politik/kejahatan yg diperkirakan dapat membahayakan tatanan serta kepentingan negara dan bangsa
2. Faktor Pendukung dan penghambat Integrasi Nasional
B. Integrasi Nasional
- Menciptakan keamanan dan ketertiban bersama - Menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi semua pihak
- Memajukan pendidikan - Memggalakan pembangunan guna
- Menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa
Tujuan Integrasi Nasional
Keberagaman Indonesia
- Ancaman Internal
- Ancaman Eksternal
- Ancaman Militer
- Ancaman Non Militer
-> dari dalam negeri ( Pemberontakan dan penyimpangan terhadap pancasila dan konstitusi NKRI
-> Pemberontakan PKI pada Tahun 1948 di Madiun
-> Datangnya kembali tentara Belanda dengan melakukan seragan Agresi
-> Upaya memecah belah bangsa Ind. baik melalui politik diplomasi maupun kekerasan militer
-> Zaman Sekarang bukan berarti ( ancaman dan tekanan institusi sudah tiada lagi )
-> Penyeludupan obat terlarang ( Narkoba ) oleh jaringan internasional
-> Ancaman yang menggunakan senjata san terorganisir yang memiliki kemampuan membahayakan kedulatan negara
-> Sabotase , Spionase , Aksi teror bersenjata , Ancaman keamanan laut dan udara , Konflik komunal
-> 1. Agresi
kegiatan militer yang dilakukan suatu negara thrp negara lain yang dapat mengancam kedaulatan negara
2. Tindakan pelanggaran wilayah suatu negara oleh negara lain
3. Pemberontakan bersenjata melawan pemerintah suatu negara yang sah merupakan bentuk ancaman militer
4. Memiliki sejumlah objek vital dan instalasi stategis
5. Kegiatan spionase pada abad moderm dilakukan oleh agen rahasia
6..Aksi Teror Bersenjata
7. Gangguan keamanan di laut dan udara
- Ancaman ya g menggunakan cara nonmiliter yang dinilai mempunyai kemampuan yang membahayakan kedaulatan negara
- latar belakang ideologi , politik , ekonomi , sosial , informasi , teknologi , dan keselamatan umum
Ancaman dalam Membangun Integrasi Nasional
2. Macam Macam Ancaman , 2 benua dan 2 samudera Benua Asia
Benua Australia Samudera Pasifik Samudera Hindia
1. Wilayah Perbatasan NKRI
- kawasan yang mempunyai peran penting dan strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat
A. Aspek Sosial Ekonomi
B. Aspek Pertahanan Keamanan C. Aspek Politik
- Belum adanya kepastian secara lengkap garis batas laut maupun darat - Kondisi masyarakat di wilyah perbatasan masih tertinggal
- Beberapa pelanggaran hukum di wilayah perbatasan
- Eksploitasi SDA secara ilegal
- Lemahnya kualitas dan profesionalisme aparatur negara
- Mengkaji masalah perbatasan Indonesia dan memgajukan RUU tentang wilayah perbatasan
- Mengubah pola strategi pengembangan kawasan perbatasan yang bersifat partisipatif
- Pemberdayaan masyarakat di kawasan perbatasan
2. Kendala yang dihadapi dalam menjaga keutuhan wilayah perbatasan NKRI
3. Langkah - Langkah yang dilakukan untuk memperkuat kedaulatan negara
D. Tantangan dalam menjaga keutuhan NKRI
- Gerakan Transnasional dalam Bidang Keagamaan
- meliputi seluruh pulau dengan segenap tanah , air , dan udara yang terbentang dari Sabang - Merauke
- Penyebab Ancaman : Kurangnya kepedulian terhadap keutuhan NKRI dan lemahnya budaya dasar arsip
4. Makna keutuhan NKRI
E. Perilaku dan Sikap Mandiri untuk memahami Macam Macam Ancaman dalam membangun Integrasi Nasional
G. Ketersediaan Warga Negara untuk melakukan Bela Negara
- Tumtutan dan Prasyarat Kerja Sama sengan lembaga internasional - Perilaku dan Sikapdalam menghadapi ancaman
- Solusi terhadap Ancaman dalam membangun Integrasi Nasional
1. UU RI Nomor 3 Tahun 2002
- Pendidikan Kewarganegaraan
- Pelatihan Dasar Kemiliteran
- Pengabdian sebagai Tentara Nasional Indonesia - Pengabdian sesuai dengan keahlian / Profesi
- sikal / perilaku warga negara yang teratur , menyeluruh , terpadu dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air
- UU RI Nomor 3 Tahun 2002 Pasal 9 Ayat 1
- hak dan kewajiban membela serta mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara
F. Kesadaran Warga Negara untuk Bela Negara
39