Development of IFMIS in Indonesia

PERKEMBANGAN IFMIS DI INDONESIAFUNGSI IFMISLATAR BELAKANG TERBENTUKNYA IFMISDEFINISI IFMISData Warehouse berperan sebagai penghung antara FMIS dan sistem informasi lainnya sehingga terbentuklah FMIS - Denner & Min (2013) CAKUPAN IFMIS(B=Budgeting) (T=Treasury) (O=Others) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.01/2014Data Warehouse merupakan database yang didesain untuk mengumpulkan, mengintegrasikan, dan menyimpan informasi dari beberapa sumber untuk berbagai pemangku kepentingan untuk analisis dan pengambilan keputusan Serangkaian otomasi solusi terintegrasi yang memampukan pemerintah untuk merencanakan, mengeksekusi, dan memonitor anggaran, dengan membantu dalam prioritasi, eksekusi dan pelaporan pengeluaran, serta mengawal dan melaporkan pendapatan - Dener et al (2017) Core FMIS (B+T_O)IFMISTujuan mengaitkan FMIS dan DW adalah untuk mencatat, melaporkan seluruh transaksi keuangan harian dan menyediakan hasil untuk keperluan analisis dan pengambilan keputusan secara lebih agile. Single Truth of Data SourceMembantu efisiensi pengelolaan keuangan negara Sebagai basis untuk transaksi dan pelaporan real time baik finansial maupun non finansial, sehingga menjadi faktor penentu utama dalam peningkatan kualitas kebijakan dan transparansi TUJUAN PENGEMBANGAN IFMISTechnology Adoption Sebagai transformasi dari proses bisnis, organisasi, dan regulasi pengelolaan keuangan negara BEST PRACTICE IFMIS14 KOMPONEN4 KELOMPOK SUBSTANSICore FMISPENELITIAN PERKEMBANGAN IFMIS DI INDONESIAMerumuskan best practice IFMISPembandingan antara best practice IFMIS dengan kondisi saat ini di Indonesia Isu penting yang memengaruhi pengembangan IFMIS Belum selesainya pengembangan Enterprise Architecture manajemen keuangan pemerintah pada Kementerian Keuangan Data WarehousePenggunaan Teknologi DigitalDukungan Manajemen PerubahanAdanya Sistem Penganggaran (Bugdeting)Adanya sistem pendukung (Other) yang terintegrasi (Sistem Perpajakan, Sistem Penerimaan BukanPajak, Sistem Pengelolaan Utang, SistemPengadaan,  Sistem Aset Tetap dan Persediaan, Sistem SDM dan Gaji) Adanya Data Warehouse (DW) Adanya interface sistem dengan sistem keuangan daerah Adanya interface sistem dengan sistem perbankan Adanya interface sistem dengan sistem jaminan sosial Teknologi SMACIT digunakan Teknologi blockchain digunakan Adanya regulasi transformasi proses bisnis Adanya penentuan time frame implementasi Adanya regulasi kelembagaan Adanya aktivitas strategi knowledge transfer/trainingAdanya manajemen risiko Adanya Sistem Perbendaharaan (Treasury) Menyusun kondisi implementasi IFMIS di Indonesia Membandingkan best practice IFMIS dan kondisi implementasi di Indonesia dengan metode analisis gapMenguraikan hasil temuan dari analisis gapMengusulkan rekomendasi penyempurnaan. Belum terimplementasinya IFMIS secara penuh Core IFMIS di Indonesia masih memiliki kelemahanBelum adanya Data WarehouseBelum dioptimalisasinya utilisasi SMACITPengembangan IFMIS telah meningkatkan kualitas pengelolaan keuanganInfrastruktur SAKTI (core FMIS) belum sepenuhnya tersediaDampak organisasi terhadap pengembangan IFMISTUGAS SIAP TM 2MIKAEL MARTINUS SIMBOLOND III AKUNTANSI ALIH PROGRAM6-06 / 16
92