Manusia Purba indonesia dan dunia

Manusia Purba indonesia dan duniaManusia Purba IndonesiaManusia Purba AsiaMeganthropus PaleojavanicusPithecanthropusHomo SapiensManusia Raksasa Dari JawaDitemukan oleh Von Koenigswald Di SangiranBerbadan tegap dengan tonjolan tajam dibelakan kepalaBertulang pipi tebal dengan tonjolan kening yang mencolokTidak berdaguOtot kunyah, gigi, serta rahang besar dan kuatMakanannya jenis tumbuh - tumbuhanManusia KeraFosil yang paling banyak ditemukan di Indonesia30.000 - 2.000.000 tahun1.000.000 - 2.000.000 tahunTinggi tubuhnya kira-kira 165 - 180 cmBadan tegap, namun tidak setegap Meganthropus PaleojavanicusTonjolan kening tebal dan melintang sepanjang pelipisOtot kunyah tidak sekuat Meganthropus PaleojavanicusVolume otaknya 900ccHidung lebar dan tidak berdaguMakanannya bervariasi, yaitu tumbuhan dan daging hewan buruanPithecantropus ErectusPithecantropus MojokertensisPithecantropus SoloensisDitemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 di TrinilTinggi antara 160 - 180 cmBerat badan antara antara 80 - 100 kgVolume otak : 750 - 975 cctulang kening menonjol kedepan menyerupai keraKarena itu disebut manusia kera yang sudah berjalan tegakDitemukan oleh von Koenigswald Fosil yang ditemukan berupa tengkorak anak kecil. Volume Otak mencapai 1.000 cc setelah dewasaTerdapat sebuah ruang diantar gigi seri samping dan taring.Memiliki tubuh yang tegapdi dekat mojokerto pada tahun 1936Hidup pada Zaman Pleistosen AwalDitemukan oleh Von Koenigswald dan oppenoorthDi Ngandong dan Sangiran Antara tahun 1931 - 1933Fosil yang ditemukan berupa tengkorak dan tulang keringDisebut juga Homo Erectus ( Manusia berjalan tegak ) Homo Sapiens (Manusia cerdas/bijaksana)Umur : 25.000 - 40.000 TahunTinggi Tubuh : 130 - 210 cmOtak lebih berkembang dibanding Meganthropus Paleojavanicus dan pithecantropusOtot Kunyah, gigi, dan rahang sudah menyusutTonjolan kening sudah bertulang dan sudah berdaguMempunyai ciri - ciri ras mongoloid dan Austro MelanesoidHomo SoloensisHomo WajakensisHomo FloresiensisDitemukan Oleh Von Koenigswald dan Weidenreich1931 -1934 di Lembah Sungai Bengawan soloZaman pleistosen tengah hinggga akhirVolume tengkorak 1.300ccFosil yang ditemukan merupakan tengkorakDitemukan oleh B.D. van Rietschotten pada tahun 1889Ditemukan di daerah Wajak dekat TulungagungSudah dapat membuat alat - alat dari batu maupun tulangSudah mengenal cara memasakMemiliki tinggi sekitar 130 - 210 cmBerat badan sekitar 30 - 150 kgMemiliki kesamaan dengan ciri - ciri ras Mongoloid dan Austro MelanesoidProKontraDitemukan di tahun 2003Ditemukan oleh Peter Brown dan Michael MorwoodDi temukan di Leang Bua, FloresUsia 94.000 - 13.000 tahunTinggi Sekitar 1 meterVolume otak 380 ccCiri - ciri Dianggap sebagai spesies baruDianggap sebagai spesies Homo Sapiens yang menderita Mikrosefali sehingga menjadi kerdilHomo PekinensisRama Pithecus BrevirostrisManusia dari PekingHidup antara tahun 250.000 - 40.000 TahunZaman PleistosenTergolong ras Mongoloid Sinantropus LantianensisHomo LuzonensiHomo Erectus
120 1