MindMap Gallery Teks Cerita Sejarah
This is a clear mind map of Historical Narrative Text, mainly presenting functions such as Function of Historical Narrative Text, Rules of Language, and more. Each content has been further explained on several levels. The map thoroughly describes the functions and language rules of historical narrative texts, providing an in-depth understanding for comprehending and applying historical narrative texts.
Edited at 2021-08-23 04:26:05Teks Cerita Sejarah
Pengertian teks sejarah,yaitu Teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan dan menceritakan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terjadinya sesuatu yang mempunyai nilai sejarah. atau definisi lainnya yaitu teks cerita yang berdasarkan catatan-catatan peristiwa masa lampau dikembangkan berdasarkan bukti bukti yang ditemukan yang nantinya menjadi teks kenyataan sejarah.
Ciri – Ciri Teks Cerita Sejarah
1. Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau urutan kejadian.
2. Bentuk teks cerita ulang (recount)
3. Struktur teksnya: orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.
4. Sering menggunakan konjungsi temporal.
5. Isi berupa fakta.
Struktur Teks Cerita Sejarah
1. Orientasi
2. Insiden atau Urutan Kejadian
2. Insiden atau Urutan Kejadian
3. Reorientasi
Fungsi Teks Cerita Sejarah
a. Fungsi rekreatif, memberikan rasa gembira dan senang kepada pembaca
b. Fungsi inspiratif, memberikan inspirasi, imajinasi, dan kreatifitas untuk keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara untuk lebih baik lagi
c. Fungsi intruktif, sebagai alat bantu dalam pembelajaran
d. Fungsi edukatif, dapat dijadikan petunjuk dan pelajaran kehidupan bagi manusia dalam berperilaku
d. Fungsi edukatif, dapat dijadikan petunjuk dan pelajaran kehidupan bagi manusia dalam berperilaku
Kaidah Kebahasaan
Terdapat Pronomina (kata ganti)merupakan kata yang digunakan untuk menggantikan benda dan menamai seseorang atau sesuatu secara tidak langsung.1. kata ganti orang pertama tunggal, misalnya : saya, aku, beta, sahaya ;2. kata ganti orang pertama jamak, misalnya : kami, kita ;3. kata ganti orang kedua tunggal, misalnya : kamu,engkau, kau, anda, dikau ;4. kata ganti orang kedua jamak, misalnya : kalian5. kata ganti orang ketiga tunggal, misalnya : dia, ia, beliau, -nya6. kata ganti orang ketiga jamak, misalnya : mereka
Menggunakan Frasa adverbialmerupakan kata yang menunjukan kejadian atau peristiwa, waktu, dan tempat.
Menggunakan Verba material adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan suatu aktivitas yang menggunakan fisik dalam melakukannya, misalnya membaca, melempar, mendorong, dan lainnya.
Menggunakan Konjungsi Temporal (kata sambung waktu)berguna untuk menata urutan-urutan peristiwa yang diceritakan, teks cerita sejarah banya memanfaatkan konjungsi (kata penghubung) temporal. Contohnya yaitu “kemudian”, “setelah”, “lalu” dan lainnya
Menggunakan Kalimat Majemukkalimat yang terdiri atas dua kalimat atau lebih yang digabungkan menjadi satu kalimat .
Unsur-unsur
Unsur IntrinsikYaitu unsur-unsur yang secara langsung membangun sebuah teks cerita sejarah. Unsur intrinsik terdiri dari :Tema , adalah ide pokok sebuah cerita. Dalam teks cerita sejarah tema yang biasa ditulis adalah tokoh – tokoh agama, pejuang, asal mula suatu tempat, dan lain sebagainya.Alur (Plot), merupakan unsur intrinsik teks cerita sejarah yang penting. Plot adalah serangkaian peristiwa dalam cerita yang mempunyai hubungan sebab akibat. Alur dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :a) Alur maju, serangkaian peristiwa yang urutannya sesuai dengan waktu kejadian atau cerita bergerak ke depan.b) Alur mundur adalah rangkaian peristiwa yang urutannya tidak sesuai dengan urutan kejadian atau cerita bergerak mundur (flashback).c) Alur campuran adalah serangkaian peristiwa yang urutannya merupakan campuran antara alur maju dan alur mundur.Penokohan adalah pelukisan gambaran jelas tentang sesorang dalam sebuah cerita. Dalam teks cerita sejarah tokoh yang biasa digunakan adalah pahlawan nasional atau tokoh penting disuatu daerah.Sudut pandang, merupakan salah satu unsur yang digolongkan sebagai sarana cerita. Sudut pandang adalah cara atau pandangan yang digunakan pengarang sebagai sarana untuk menyajikan tokoh, tindakan, latar dan berbagai peristiwa yang terjadi. Pada teks cerita sejarah, sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga, yaitu pengarang.Latar, merupakan suatu gambaran dari suatu cerita dalam teks cerita sejarah, dapat berupa tempat, waktu dan suasana ketika kejadian terjadi.
Unsur Ekstrinsik Unsur Ekstrinsik adalah unsur yang berada di luar karya fiksi yang mempengaruhi lahirnya karya namun tidak menjadi bagian di dalam karya fiksi itu sendiri. Dalam pengkajian mengenai Teks Cerita Sejarah, maka unsur ekstrinsik dapat dijabarkan sebagai berikut:1.Rekaman kebesaran, ketinggian, dan kegemilangan pemerintah. Teks cerita sejarah lahir di Istana dan dikarang oleh penulis golongan istana yang mempunyai daya kreatif tinggi untuk merekam kebesaran, ketinggian, dan gemilangan pemerintah.2. Dari segi corak penceritaan, teks cerita sejarah mengandung dua corak penceritaan yaitu fakta sejarah dan mitos.3. Unsur Bias, ciri sikap bias oleh pengarang atau penyalin terhadap suatu perisitwa uga merupakan satu ciri teks cerita sejarah.4. Unsur keagamaan, Dalam teks cerita sejarah, unsur agama sangat kuat. Misalnya di Innesia banyak sejarah yang merujuk tentang perkembangan agama di Indonesia.5. Unsur Politis, Dalam teks cerita sejarah biasanya terdapat konflik tentang perebutan kekuasaan atau daerah kekuasaan yang berhubungan dengan politik.6. Unsur ekonomi, Teks cerita sejarah biasanya menceritakan kehidupan ekonomi pada zaman itu, misalnya berdagang, mencari ikan dan bertani.7. Unsur sosial, dalam teks cerita sejarah, biasanya terdapat jenjang social, misalkan antara raja dan rakyat atau antara penguasa dan rakyat.
Jenis-jenis
Sejarah Fiksi 1. Novel ialah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif, umumnya dalam bentuk cerita, penulisanya disebut novelis. 2. Cerpen ialah cerita pendek berbentuk prosa naratif fiktif, cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan dengan karya fiksi lainnya yang umumnya lumayan panjang. 3. Legenda ialah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh sebagian orang merupakan sesuatu yang benar-benar terjadi. 4. Roman ialah jenis karya sastra berbentuk prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan jiwa masing-masing. Roman disebut kisah percintaan.
Sejarah Non-Fiksi 1. Biografi ialah keterangan kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain. 2. Autobiografi ialah kisah atau keterangan hidup yang ditulis oleh orang itu sendiri. 3. Cerita perjalanan ialah teks yang menceritakan tentang perjalanan. 4. Catatan sejarah ialah kas teks yang menceritakan fakta atau kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang sesuatu mempunyai nilai sejarah.