Morfologi
Morfologi tumbuhan merupakan ilmu penting bagi botani sistematika sebab banyak peristilahan dan ciri tumbuhan yang dipelajari dalam morfologi tumbuhan digunakan untuk mempertelakan suatu jenis tumbuhan. Tanpa morfologi tidak mungkin taksonomi tumbuhan dapat berkembang dengan baik.
Paleobotani
Dasar pengetahuan sistematik tumbuhan sangat diperlukan dalam menentukan hubungan kekerabatan antara fosil tumbuhan dengan tumbuhan yang masih hidup di masa kini dan dalam upaya rekonstruksi sejarah evolusi dunia tumbuhan.
Anatomi
Hubungan taksonomi dengan anatomi adalah pengelompokkan makhluk hidup berdasarkan sifat-sifat anatomi dari tumbuhan tersebut.
Embriologi
Individu dalam marga dan suku dapat dicirikan dengan tipe embrionya, tanda ini dapat dipakai untuk menentukan pembatasan takson serta kekerabatan alami.
Palinologi
Palinologi adalah studi tentang serbuk sari dan spora. Serbuk sari menjadi sumber taksonomi yang penting.
Mikrobiologi
Dari segi mikrobiologi, dunia mikroba dikelompokkan menjadi dua kelompok besar berdasarkan ada tidaknya inti, baik yang sudah terdiferensiasi ataupun yang belum.
Sitologi
Hubungan taksonomi dengan ilmu ini adalah pengelompokkan sel berdasarkan penyusunnya.
Fitokimia
Dengan mengetahui kandungan kimia dari suatu jenis tumbuhan, maka manfaat jenis tersebut dalam kehidupan dapat dimaksimalkan, sehingga upaya dalam pembudidayaan juga dilakukan secara maksimal.
Fisiologi
Tumbuhan yang tergolong dalam satu jenis dianggapa menunjukkan sifat fisiologis yang sama.