MindMap Gallery 12 Prinsip Media Pembelajaran
This is a mind map about 12 Prinsip Media Pembelajaran,Main content: PERSONALIZATION PRINCIPLE,TEMPORAL CONTIGUITY PRINCIPLE,PRE – TRAINING PRINCIPLE,REDUNDANCY PRINCIPLE,SIGNALING PRICIPLE,SPATIAL CONTIGUITY PRINCIPLE,MULTIMEDIA PRINCIPLE,SEGMENTING PRINCIPLE,MODALITY PRINCIPLE,IMAGE PRINCIPLE,VOICE PRINCIPLE,COHERENCE PRINCIPLE.
Edited at 2024-03-08 10:39:5312 Prinsip Media Pembelajaran
COHERENCE PRINCIPLE
Siswa belajar terbaik ketika kata-kata asing, gambar, dan media dieliminasi. Ketika membuat pembelajaran online atau presentasi, pastikan untuk membatasi layar Anda hanya dengan informasi penting saja.
MENGABAIKAN HAL YANG TIDAK PENTING
VISUALISASI YANG SEDERHANA AKAN MUDAH UNTUK DIPELAJARI
MEMBERIKAN INFORMASI YANG RELEVAN
REDUNDANCY PRINCIPLE
Prinsip ini mengacu pada sisi subtitel dan narasi suara teks. Praktik terbaik Mayer mencatat bahwa harus ada teks atau suara narasi untuk mencegah overload kognitif siswa. Namun, ketika bekerja dengan siswa yang memiliki kebutuhan khusus (seperti disleksia atau gangguan pengolahan sensorik), mungkin berguna untuk memasok teks dan narasi suara.
PENGGUNAAN ELEMEN MEDIA TIDAK BERLEBIHAN
TEMPORAL CONTIGUITY PRINCIPLE
Prinsip ini secara langsung berhubungan dengan prinsip kedekatan spasial, tetapi mencatat bahwa saat menampilkan teks yang sesuai dan gambar, mereka harus disajikan pada saat yang sama daripada berturut-turut atau muncul berurut
SUARA TIDAK DELAY ATAU CEPET DENGAN KESESUAIAN GAMBAR
PRE – TRAINING PRINCIPLE
Pra-pelatihan adalah penting, baik di kelas dan pelajaran online, memberikan latihan kepada siswa dengan baik merupakan konten penyegaran cepat sebelum belajar dimulai atau melengkapi mereka dengan istilah inti pelajaran yang akan datang. Buat soal-soal pengantar atau kuis kecil.
MEMBERIKAN PERKENALAN DULU TENTANG APA YANG AKAN DIPELAJARI
TIDAK MEMBIARKAN SISWA MEMPELAJARI SENDIRI
BISA DENGAN GUIDE BOOK / SEJENISNYA
MULTIMEDIA PRINCIPLE
Prinsip yang menyeluruh dan fokus untuk multimedia pembelajaran pada umumnya, menekankan bahwa siswa belajar lebih baik ketika disajikan dengan kata dan gambar secara bersamaan. Menyajikan kepada siswa dengan representasi visual dan berbasis teks dari konten memungkinkan Anda untuk mencapai semua gaya belajar.
GABUNGAN KATA DAN GAMBAR YANG LEBIH EFISIEN
2 SALURAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MELAKUKAN PEMROSESAN INFORMASI YAITU AUDITORI DAN VISUAL
DENGAN GABUNGAN 2 PROSES, AKAN LEBIH MUDA BAGI SISWA UNTUK MELAKUKAN PEMBELAJARAN LEBIH MENDALAM
VOICE PRINCIPLE
Prinsip suara juga berhubungan dengan nada narasi Anda dan menekankan pentingnya narator Anda yng asli sebagai suara manusia daripada robot otomatis. Merekam suara Anda sendiri bila memungkinkan, atau melihat ke dalam alam yang terdengar alami.
LEBIH BAIK BELAJAR DARI SUARA MANUSIA DIBANDINGKAN SUARAKOMPUTER
IMAGE PRINCIPLE
Sementara siswa akan belajar lebih nyaman dengan suara manusia, ini tidak berarti bahwa Anda harus menyertakan wajah Anda sendiri atau orang lain di layar saat menceritakan. Ini tidak berlaku untuk kursus online yang memiliki instruksi sinkron dengan profesor.
JIKA ADA INFORMASI YANG HARUS DIPELAJARI, VISUAL LEBIH RELEVAN DIBANDING MENUNJUKKAN GAMBAR SEORANG INSTRUKTUR
GUNAKAN ANIMASI ATAU VISUAL YANG RELEVAN
PERSONALIZATION PRINCIPLE
Seperti semua pelajaran, informasi harus disampaikan kepada siswa dalam percakapan, sesuai dengan nada usia dan bahasanya.
MANUSIA BELAJAR LEBIH BAIK DARI SUARA PERCAKAPAN YANG LEBIH INFORMAL
MODALITY PRINCIPLE
Seperti disebutkan sebelumnya, dalam rangka untuk membatasi kelebihan kognitif, siswa belajar lebih baik ketika disajikan dengan grafis dan narasi vs animasi dan teks pada layar. Animasi dengan teks pada layar lebih merangsang siswa dan menghambat retensi mereka
MENIMALISIR TEXT YANG DISAMPAIKAN
MAKSIMALKAN SUARA DARI VOICE OVER
BERLAKU SAAT MATERI KOMPLEKS, PENYAJIAN CEPAT DAN PELAJARAN TERBIASA DENGAN KATA – KATA
SEGMENTING PRINCIPLE
Prinsip ini berfokus pada gagasan bahwa pelajaran multimedia harus disajikan di bagian-pengguna daripada satu pelajaran srcara utuh. Khan Academy dan BrainPop melakukan pekerjaan yang sangat baik di prinsip ini, membuat konten multimedia yang memungkinkan siswa (dan guru) untuk bergerak melalui pelajaran dengan langkah mereka sendiri.
MEMBERIKAN MATERI SECARA TERPISAH AGAR TIDAK OVERLOAD DALAM MENERIMA MATERI
DISESUAIKAN DENGAN KECEPATAN BE;AJAR SISWA MASING – MASING
SPATIAL CONTIGUITY PRINCIPLE
Mencatat bahwa siswa belajar terbaik ketika kata-kata dan gambar yang sesuai ditampilkan berdekatan satu sama lain di layar. Hal ini memungkinkan siswa untuk mengarahkan perhatian mereka ke satu titik pusat fokus .
SISWA AKAN MEMAHAMI JIKA GAMBAR DAN KATA SALING BERDEKATAN (JARAK)
SIGNALING PRICIPLE
Menjaga siswa pada tugas dengan menyoroti informasi penting. Tambahkan isyarat visual seperti huruf tebal kata-kata penting atau gambar bergerak.
TUNJUKKAN PADA SISWA APA YANG DIPELJARI DAN APA YANG PERLU DIPERHATIKAN
MEMBERIKAN POINT PADA GAMBAR AGAR TERLIHAT MENONJOL
Deni Hardianto (2011)