MindMap Gallery MASALAH
This clear Issues mind map clearly presents factual issues, definitions of problems, etc. The factual issues section lists specific events and conditions leading to the problem. The problem definition explains how to accurately define the scope and nature of the problem. Each part has detailed hierarchical explanations to help identify and solve problems.
Edited at 2021-09-21 01:53:26MASALAH
Pengertian Masalah
Masalah merupakan kondisi yang menunjukkan kesenjangan (gap) antara peristiwa atau keadaan nyata (das sain) dengan tolok ukur tertentu (das sollen) sebagai kondisi ideal atau seharusnya bagi peristiwa atau keadaan tertentu.
Kamus Oxford: a matter or situation regarded as unwelcome or harmful and needing to be dealt with and overcome
Sumber Masalah
Sumber Kepustakaan : Jurnal Ilmiah, Laporan Penelitian, Skripsi, Tesis, Disertasi
Forum Pertemuan: Seminar, Simposium, Lokakarya, Konferens
Pengalaman Praktikal: Empirik, Lapangan, Fenomena
Pengamatan
Pendapat Pakar
Macam-Macam Masalah
Model asosiatif dikembangkan untuk penelitian yang bertendensi untuk menjelaskan pengaruh atau hubungan antara dua variabel atau lebih
Model komparatif dikembangkan jika penelitian dilakukan untuk membandingkan satu atau lebih variabel dalam dua kelompok sampel.
Masalah deskriptif biasanya hanya mendeskripsikan atau menjabarkan masing-masing variable permasalahan saja
Kriteria Permasalahan
Masalah harus menarik perhatian untuk diungkapkan
Masalah harus relevan dengan kemampuan atau keahlian peneliti
Masalah harus berguna untuk diungkapkan
Masalah sedapat mungkin menghasilkan sesuatu yang baru
Masalah harus yang dapat dihimpun datanya secara lengkap dan obyektif
Masalah tidak boleh terlalu luas, tetapi juga tidak boleh terlalu sempit
Penemuan Permasalahan
Permasalahan dapat diidentifikasikan sebagai kesenjangan antara fakta dengan harapan, antara tren perkembangan dengan keinginan pengembangan, antara kenyataan dengan ide.
Informal
Konjektur
Fenomenologi
Konsensus
Pengalaman
Formal
Rekomendasi suatu riset
Biasanya, suatu laporan penelitian pada bab terakhir memuat kesimpulan dan saran.
Analogi
suatu cara penemuan permasalahan dengan cara“mengambil” pengetahuan dari bidang ilmu lain dan menerapkannya ke bidang yang diteliti
Renovasi
Cara renovasi dapat dipakai untuk mengganti komponen yang tidak cocok lagi dari suatu teori
Agregasi
Kebalikan dari dekomposisi.
Dekomposisi
Cara penjabaran (pemerincian) suatu permasalahan ke dalam komponen-komponennya
Morfologi
suatu cara untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan kombinasi yang terkandung dalam suatu permasalahan yang rumit,kompleks
Ekstrapolasi
cara untuk menemukan permasalahan dengan membuat tren (trend) suatu teori atau tren permasalahan yang dihadapi
Dialektrik
Dalam hal ini, berarti tandingan atau sanggahan
FAKTA
Fakta merujuk pada suatu hal yang khusus dengan ciri-ciri sebagai berikut : Faktual, Apa adanya, Sangat terbatas, Tanpa nilai
Fakta adalah informasi atau data yang ada/terjadi dalam kehidupan dan dikumpulkan oleh para ahli ilmu sosial yang terjamin kebenarannya.
Kapan Terjadinya Masalah?
Bila ada informasi yg mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan kita
Bila ada hasil-hasil yang bertentangan
Bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud menjelaskannya melalui penelitian
Ciri-Ciri Masalah yang baik
Topik yang dipilih sangat menarik
Pemecahan masalah mempunyai kontribusi dalam ilmu pengetahuan atau bidang tertentu
Merupakan hal baru
Mengandung rancangan yg kompleks
Dapat diselesaikan dlm waktu yg diinginkan
Tidak bertentangan dengan moral.
Perumusan Masalah yang baik
Aspek Substansi
Bobpt dan kegunaan, Mempunyai arti bagi perkembangan ilmu pengetahuan,Mempunyai arti bagi perkembangan Metodologi,Mempunyai kegunaan Praktis
Aspek Formulasi
Berupa pertanyaan, Menghubungkan 2 Variabel atau lebih
Aspek Teknis
Pertimbangan Peneliti, Perimbangan Metodologi, Pertimbangan Fasilitas
Pertimbangan pemilihan masalah
Pertimbangan non-ilmiah: 1. Apa manfaat hasil penelitian bagi kepentingan praktis atau masyarakat? 2. Apakah masalah terlalu peka untuk diteliti? Resistensi sosial,budaya, ideologi
Pertimbangan sudut pandang peneliti: 1.Penguasaan teori dan metodologi 2.Minat peneliti terhadap masalaah 3.Kemampuan pengumpulan dan analisis data 4.Ketersediaan waktu, dana dan sumberdaya
Perumusan Masalah
•Merumuskan masalah berarti mendeskripsikan dengan jelas masalah yang dihadapi •Perumusan masalah merupakan proses penyederhanaan masalah yang rumit dan kompleks, menjadi masalah yang dapat diteliti •Perumusan masalah adalah merumuskan kaitan-kaitan antara kesenjangan pengetahuan ilmiah atau teknologi yang akan diteliti dengan kesenjangan pengetahuan ilmiah yang lebih luas.
•Rumusan masalah penelitian terdiri atas beberapa kalimat pertanyaan yang dibuat secara jelas dan tegas yang dapat mengarahkan solusi atau alternatif solusinya. •Rumusan masalah dinyatakan secara singkat , jelas dan padat •Rumusan masalah akan lebih baik jika menggunakan kalimat tanya
•Rumusan masalah akan lebih baik jika bersifat menghubungkan dua variabel (atau faktor, atau indikator) atau lebih •Rumusan maslaah hendaknya berisi implikasi adanya data untuk pemecahan masalah •Rumusan masalah hendaknya relevan dengan judul dan perlakuan yang akan diteliti
Cara-Cara Informal Penemuan Permasalahn
Konjektur (naluriah). Seringkali permasalahan dapat ditemukan secara konjektur (naluriah), tanpa dasar-dasar yang jelas.
Fenomenologi. Banyak permasalahan baru dapat ditemukan berkaitan dengan fenomena (kejadian, perkembangan) yang dapat diamati.
Fenomenologi. Banyak permasalahan baru dapat ditemukan berkaitan dengan fenomena (kejadian, perkembangan) yang dapat diamati.
Pengalaman. Tak perlu diragukan lagi, pengalaman merupakan sumber bagi permasalahan.
Bentuk Rumusan Permasalahan
bentuk satu pertanyaan (question)
bentuk satu pertanyaan umum disusul oleh beberapa pertanyaan yang spesifik
bentuk satu penyataan (statement) disusul oleh beberapa pertanyaan (question).
bentuk hipotesis
bentuk pernyataan umum disusul oleh beberapa hipotesis.
Bagaimanakah rumusan masalah yang baik?
Bagaimanakah rumusan masalah yang baik?
Masalah penelitian sebaiknya dinyatakan dlm bentuk pertanyaan yg mengekspresikan scr jelas hub antara dua variabel atau lebih
Masalah penelitian sebaiknya dinyatakan dlm bentuk pertanyaan yg mengekspresikan scr jelas hub antara dua variabel atau lebih
Didukung oleh latar belakang masalah dan pejelasan mengenai pentingnya masalah diteliti
Memuat variabel-variabel dan kaitan antar variabel yg mjd perhatian peneliti
Memberikan penjelasan atau definisi setiap variabel (konseptual & operasional)
Kesalahan umum dalam penemuan masalah
Peneliti mengumpulkan data tanpa rencana atau tujuanpenelitian yg jelas
Peneliti merumuskan masalah sesuai dg data yg dimiliki
Perumusan masalah terlalu umum shg sulit menginterpretasi dan menyimpulkan
Penemuan masalah tanpa menelaah lebih dulu hasil penelitian sebelumnya utk topik yg sama
Pemilihan masalah yg hasilnya kurang memberikan kontribusi thd pengembangan teori atau pemecahan masalah praktis
Floating Topic