Hukum-Hukum Himpunan
Hukum Idempoten
A∪A=A ,A∩A=A
Hukum Komutatif
A∪B=B∪A,A∩B=B∩A
Hukum Assosiatif
(A∪B)∪C=A∪(B∪C)
(A∩B)∩C=A∩(B∩C)
Hukum Distributif
A∩(B∪C)=(A∩B)∪(A∩C)
A∪(B∩C)=(A∪B)∩(A∪C)
Hukum De Morgan
C-(A∪B)=(C-A)∩(C-B)
C-(A∩B)=(C-A)∪(C-B)
Hukum Identitas
A∪∅=A,A∩∅=∅,A∩(C-A)=∅
Oprasi terhadap Himpunan
Beda Setangkup (Symmetric Difference)
Perkalian Kartesian (cartesian product)
Operasi himpunan untuk perkalian kartesian berupa pasangan berurutan. Misalnya pada perkalian kartesian dari himpunan A dan B, hasil himpunan barunya adalah semua pasangan berurut yang dibentuk dari anggota – angota himpunan A dan B. Simbol notasi perkalian kartesian himpunan A dan B dinyatana melalui A × B.
Operasi himpunan beda setangkup menghasilkan anggota – anggota himpunan yang dioperasikan tetapi tidak termasuk anggota irisannya. Misalkan pada operasi beda setangkup untuk himpunan A dan B akan menghasilkan suatu himpunan yang anggotanya ada pada himpunan A atau B tetapi tidak pada keduanya.
Selisih dari himpunan A dan B adalah himpunan yang anggotanya dari himpunan A yang bukan anggota himpunan B. Dengan kata lain, himpunan yang anggotanya tidak ada pada himpunan B. Selisih himpunan dituliskan dengan simbol – (difference).
Komplemen himpunan adalah seluruh anggota dari himpunan semesta (S) yang bukan merupakan anggota dari himpunan A. Sedangkan himpunan A juga berada di dalam himpunan semesta (S).
Gabungan (Union) adalah adanya himpunan A dan himpunan B yang anggotanya hanya bilangan itu saja atau anggota-anggotanya merupakan anggota himpunan salah satunya yakni anggota himpunan A saja atau anggota himpunan B saja.
Gabungan dilambangkan dengan A∪B.
Irisan (intersection) adalah adanya himpunan A dengan B yang bagian-bagiannya juga merupakan anggota dari himpunan A dan himpunan B. Irisan dilambangkan dengan ∩.
jumlah elemen di masing-masing himpunan dikurangi dengan
jumlah elemen di dalam irisannya, atau prinsip ini dikenal dengan nama prinsip inklusieksklusi.
Himpunan (set) merupakan sekumpulan objek-objek yang berbeda yang dapat didefinisikan dengan jelas. Objek di dalam himpunan dinamakan unsur atau anggota himpunan. Keanggotaan suatu himpunan dinyatakan oleh notasi ’∈’ Contoh
Misalkan himpunan A = {x, y, z}
x ∈ A : x merupakan anggota himpunan A.
w ∉ A : w bukan merupakan anggota himpunan A.