MindMap Gallery manajemen perkantoran
This mind map provides a detailed description of key concepts such as Management Information Systems (SIM) and forms of office records. It delves into the design, implementation, and evaluation processes of SIM and how to optimize the efficiency of office records through Electronic Document Management Systems (EDMS). Additionally, the map covers the roles of data security, information flow, and decision support systems in business management.
Edited at 2021-10-19 08:25:49MANAJEMEN PERKANTORAN
MANAJEMEN KEARSIPAN
Definisi
Ditinjau dari segi bahasa, istilah arsip berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata arche, kemudian berubah menjadi archea dan selanjutnya mengalami perubahan lagi menjadi archeon. Arche artinya permulaan dan berarti juga jabatan atau fungsi/kekuasaan peradilan.Sedangkan archea artinya dokumen atau catatan mengenai permasalahan, dan archeon berarti Balai Kota.
Manfaat Arsip
Manfaat arsip bagi suatu organisasi antara lain berisi informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan juga dapat dijadikan sebagai alat bukti bila terjadi masalah dan juga dapat dijadikan alat pertanggungjawaban manajemen serta dapat dijadikan alat transparansi kinerja birokrasi.
Jenis - Jenis Arsip
berdasarkan bentuk fisiknya
Arsip yang berbentuk lembaran
Arsip yang tidak berbentuk lembaran
berdasarkan masalahnya
Financial record (masalah keuangan
Inventory record (masalah inventaris)
Personal record (masalah kepegawaian)
Sales record (masalah penjualan)
Production record (masalah produksi)
berdasarkan pemiliknya
Lembaga pemerintahan
Instansi pemerintah / swasta
berdasarkan sifatnya
Arsip tidak penting
Arsip biasa
Arsip penting
Arsip sangat penting
Arsip rahasia
berdasarkan fungsinya
Arsip dinamis
Arsip aktif
Arsip semi aktif
Arsip inaktif
Arsip statis
Peralatan dan Perlengkapan Kearsipan
Map Snelhecter
Hanging Map/Map Gantung
Stopmap Folio
Ordner
Map Folder
Box Arsip
Guide Arsip
Numerator
Perforator
Rak Arsip
Lemari Arsip
Filing Cabinet
Stapler
Label Arsip
Alat Sortir
Alat Penyimpanan Berputar
Jenis - Jenis Sistem Penyimpanan Arsip
Sistem Nomor (Numerical Filing System)
Sistem penyimpanan arsip ini biasanya digunakan oleh arsiparis yang melakukan indexing atau klasifikasi dokumen atau arsip berdasarkan nomor atau numerik sebagai pengganti dari nama orang atau badan.
Sistem Abjad (Alphabetical Filing System)
sistem penyimpanan arsip berdasarkan abjad biasanya menggunakan metode penyusunan dokumen yang dilakukan secara berurutan, mulai dari arsip berawalan huruf A sampai dengan Z dengan berpedoman pada peraturan indexing
Sistem Tanggal (Chronological Filing System)
metode yang digunakan untuk indexing dimulai dari tanggal datangnya dokumen atau surat, lalu disusun dengan frekuensi tertentu, misalnya harian, mingguan, bulanan, bahkan juga berdasarkan tahun sesuai kebutuhan.
Sistem Subjek (Subjectical Filing System)
Sistem penyimpanan arsip ini digunakan untuk menyimpan arsip yang dikelompokkan berdasarkan jenis masalah yang sering terjadi.
Sistem Wilayah (Geographical Filling System)
biasanya arsip akan dikelompokkan berdasarkan daerah atau wilayah yang tertera pada alamat surat atau dokumen. Nantinya, dokumen akan diklasifikasikan menurut kelompok atau tempat penyimpanan berdasarkan kota, daerah, atau negara dari dokumen berasal dan tujuannya.
Cara Penemuan Kembali Arsip
Keberhasilan pelaksanaan manajemen arsip dinamis atau arsip aktif, akan nampak dengan jelas, bilamana semua bahan yang dibutuhkan mudah ditemukan kembali, dan mudah pula dikembalikan ke tempat semula.
Cara Pemindahan Arsip
Penyeleksian arsip inaktif
Pembuatan daftar arsip yang akan dipindahkan
Penataan fisik arsip yang akan dipindahkan
Serah terima arsip inaktif dari unit kerja ke Pusat Arsip dengan penandatanganan berita acara pemindahan arsip inaktif
Cara pemusnahan Arsip
Pembakaran. Pemusnahan arsip dengan cara ini cukup mudah, tetapi memakan waktu cukup lama. Oleh karena itu pembakaran bisa dilakukan jika jumlah arsip yang dimusnahkan tidak banyak.
Pencacahan. Pemusnahan arsip dengan cara ini dilakukan secara bertahap, artinya tidak harus selesai pada saat itu, melainkan dapat dilakukan secara rutin tidak perlu waktu khusus dan sebaiknya mempunyai mesin pencacah kertas.
Penghancuran. Pemusnahan arsip dengan cara ini adalah dengan menuangkan bahan kimia di atas tumpukan arsip. Cara ini cukup berbahaya karena bahan kima yang digunakan dapt melukai pericikannya mengenai badan.
PENANGANAN CATATAN KANTOR
Pengertian
catatan kantor adalah dokumen tertulis yang mengandung data atau fakta mengenai kejadian tertentu yang menyangkut Peusahaan. Kejadian tersebut direkam dalam catatan kantor yang sangat diperlukan dalam setiap tahap kegiatan perusahaan untuk membantu proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.
Sistem Pencatatan Dokumen Kantor
Sistem Buku Agenda
Pengertian
Buku agenda adalah suatu buku yang dipergunakan untuk mencatat surat- surat masuk dan keluar dalam satu tahun.
Jenis - jenis
Buku agenda tunggal/campuran adalah buku agenda yang dipergunakan untuk mencatat surat masuk dan keluar sekaligus berurutan pada tiap halaman
Buku agenda berpasangan adalah buku agenda yang dipergunakan untuk mencatat surat masuk di halaman sebelah kiri dan surat keluar di sebelah kanan, atau sebaliknya dengan nomor urut sendiri-sendiri
Buku agenda kembar adalah buku agenda yang dipergunakan untuk mencatat surat masuk dan surat keluar disediakan buku sendiri-sendiri
Penanganan
Surat Masuk
1. Penerimaan Surat
2. Penyortiran Surat
3. Pencatatan Surat
4. Pengarahan Surat
5. Penyampaian Surat
6. Penyimpanan Surat
Surat keluar
1. Pembuatan konsep
2. persetujuan Konsep
3. Pencatatan Konsep
4. Pengetikan Konsep Surrat
5. Pemeriksaan Pengetikan
6. Penandatanganan Surat
7. Pemberiaan Cap Dinas
8. Melipat Surat
9. Penyampulan Surat
10. Pengiriman Surat
Sistem Kartu Kendali
Pengertian
Kartu kendali adalah Lembar isian yang digunakan untuk pencatatn surat
Ciri - ciri
Pada sistem kartu kendali perlu dilakukan pengelompokan surat antara lain surat penting, surat rahasia dan surat biasa
Lembar kartu kendali terdiri atas 3 warna yaitu: Lembar 1 berwarna putih, Lembar 2 berwarna biru dan Lembar 3 berwarna merah muda
Keuntungan
Lebih efisien dibanding buku agenda
Dapat membedakan sifat surat (penting, biasa, rahasia)
Menghilangkan pencatatan berulang
Mudah melacak lokasi surat yang diproses
Memudahkan penyusunan arsip
Memudahkan inventarisasi dan penilaian arsip
BENTUK BENTUK CATATAN KANTOR
Pengertian
Catatan kantor adalah laporan tertulis mengenai fakta-fakta atau kejadian-kejadian untuk disimpan. Dengan demikian catatan kantor bisa disebut sebagai data dan digunakan pada setiap fase kegiatan sebagai dasar untuk menarik kesimpulan.
Jenis-jenis
Catatan tentang Keuangan
Keuangan operasional
Keuangan pendapatan
Catatan tentang Program
Program jangka pendek
Program jangka menengah
Program jangka panjang
Catatan tentang Produksi
Produksi barang setengah jadi
Produksi barang jadi
Catatan tentang Sumber Daya
Potensi sumber daya ekonomi
Potensi SDM
Catatan tentang Pegawai
Identitas diri pegawai
Pengalaman kerja
Tujuan
Menyediakan data-data dan fakta yang bersifat akurat sehingga pimpinan tidak perlu mengingat-ingat dan menduga-duga yang sifatnya meragukan
Untuk mengorientasikan kegiatan ,catatan-catatan kantor dapat diketahui sampai di mana perkembangan dan kemajuan organisasi.
Sebagai dasar pembuatan kebijakan, dengan analisa, sintesa, dan penafsiran, maka dapat dibuat kebijaksanaan yang akan datang
Memenuhi persyaratan UU, catatan kantor memberikan bukti-bukti yang sah dan mengandung makna perlindungan hukum.
Menentukan kelemahan dan kelebihan organisasi.
Catatan kantor membantu petugas untuk melakukan koreksi (inspeksi).
Bentuk
Formulir
formulir adalah lembaran kartu atau kertas dengan ukuran tertentu yang didalamnya terdapat data atau informasi yang bersifat tetap, dan ada beberapa bagian lain yang akan diisi dengan informasi yang tidak tetap.
Surat/korespondensi
Surat adalah suatu sarana komunikasi dalam bentuk tertulis atau alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari pihak pengirim kepada penerima. Surat mempunyai kegunaan yang sangat banyak untuk kepentingan organisasi.
Laporan
Laporan adalah suatu bentuk penyampaian informasi, baik secara lisan maupun tertulis, dari bawahan kepada atasan mengenai kegiatan yang merupakan tugas dan tanggung jawab seseorang atau sekelompok orang.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Hakikat Sistem
pengertian sistem adalah suatu kesatuan, baik obyek nyata atau abstrak yang terdiri dari berbagai komponen atau unsur yang saling berkaitan, saling tergantung, saling mendukung, dan secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien.
Data dan Informasi
Data merupakan sebuah fakta mentah atau rincian peristiwa yang belum diolah, dan terkadang tidak dapat diterima oleh akal pikiran dari penerima data tersebut, maka itu data harus diolah terlebih dahulu menjadi informasi untuk dapat di terima oleh penerima.
Informasi merupakan hasil dari pengolahan data yang sudah dapat diterima oleh akal pikiran penerima informasi yang nantinya bisa digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi sendiri dapat berupa hasil gabungan, hasil analisa, hasil penyimpulan, dan juga bisa suatu hasil pengolahan sistem informasi komputerisasi
Sistem Informasi Manajemen
sekelompok atau sekumpulan proses dimana data dapat diolah, dianalisis, dan ditampilkan supaya data tersebut menjadi berguna untuk kebutuhan pengambilan suatu keputusan.
Jenis Sistem Informasi
Business Intelligence System (BIS)
Executive Information System (EIS)
Customer Relationship Management (CRM)
Sales Force Automation System (SFA)
Financial Accounting System (FAS)
Knowledge Management System (KMS)
Marketing Information System (MkIS)
Supply Chain Management System (SCM)
Transaction Processing System (TPS)
Human Resource Management System (HRMS)
Input, Proses, Output
Semua kegiatan pencatatan, pengetikan, pengeditan, atau kegiatan memasukkan data baik fisik maupun non fisik/ logis. Data fisik dapat berupa CD, disket, flashdisk atau tempat penyimpanan lainnya. Data yang akan dimasukan atau input perlu diperhatikan dengan baik dan teliti karena akan mempengaruhi keluaran atau output nantinya. Data yang dimaksud bisa bermacam dan beragam bergantung pada kebutuhan perusahaan atau organisasi.
Pengendalian Informasi
Suatu sistem pengecekan intern dapat didefinisikan sebagai koordinasi suatu sistem akun dan prosedur terkait sedemikian rupa sehingga seorang pegawai yang melaksanakan tugasnya secara independen dan terus menerus tercek (teruji) oleh pekerjaan pegawai lain tentang elemen tertentu yang mencakup kemungkinan adanya kecurangan.
PROSEDUR PERKANTORAN
Definisi
Sebuah pedoman tata laksana setiap kegiatan perkantoran yang berjalan yang mengenai siapa pelaku aktivitas tersebut, apa, bagaimana serta dimana aktivitas tersebut dilakukan yang hal tersebut bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu
Jenis - Jenis
Prosedur Primer
Dimaksudkan untuk memperlancar penyelesaian pekerjaan sehari- hari.
Prosedur Sekunder
Prosedur ini dimaksudkan untuk menfasilitasi pekerjaan yang dilakukan oleh prosedur primer
Prosedur Sederhana
Prosedur sederhana adalah prosedur yang berisi langkah langkah singkat dengan jumlah tidak terlalu banyak.
Prosedur Kompleks
Prosedur kompleks adalah prosedur yang berisi langkah langkah cukup banyak
Prosedur Protokoler
Prosedur protokoler adalah langkah langkah prosedural yang tidak terlalu jelimet tetapi tetap harus dilakukan supaya tidak terjadi penyimpangan penyimpangan
Tujuan
Menjamin kelancaran arus informasi dalam urutan yang benar
Menghindari kemungkinan kecurangan
Menyediakan batas pengendalian yang tepat
Memungkinkan penyisipan informasi yang hilang sesuai dengan persyaratan system
Memberikan informasi yang tepat kepada supervisor dan manajer dengan tepat waktu
Mengonfirmasi persyaratan hukum
Memasukkan informasi tambahan yang dianggap perlu
Menyesuaikan informasi yang tidak akurat
Keterbatasan Prosedur Perkantoran
Keterbatasan Perencanaan
Keterbatasan Kekakuan
Keterbatasan Situasi
Keterbatasan Integrasi
Karakteristik Prosedur Perkantoran
Fleksibel
Prosedur Perkantoran yang fleksibel agar lebih mudah disesuaikan dengan keadaan yang sering berubah.
Adaptable
Prosedur yang baik juga harus cepat dan mudah diadaptasikan dengan kondisi baru tanpa mengubah system yang lama maupun mengganggu fungsi utamanya
Systematic
Agar berfungsi secara efektif, hendaknya prosedur yang ada bersifat logis dan sistematis, yaitu system yang dibuat tidak akan mempersulit aktivitas pekerjaan yang telah ada.
Fungsional
System yang efektif pula harus dapat membantu mencapai tujuan yang telah ditentukan
Sederhana
Sebuah system prosedur scharusnya lebih sederhana sehingga lebih mudah dipahami dan dilaksanakan
Resourceful
Sebuah sistem prosedur yang dirancang dengan baik membuat penggunaan yang tepat dari sumber daya organisasi.
Responsif
Sebuah sistem prosedur yang efektif dirancang untuk merespon dengan cepat perubahan kebutuhan.
Unit Kerja penanganan Prosedur Perkantoran
Menggunakan konsultan untuk melakukan pengembangan sistem yang akan digunakan
Manajemen puncak membuat sebuah komite untuk mengembangkan sistem
Dalam organisasi yang lebih kecil, manajer kantor diberikan tugas analisis sistem untuk mengembangkan sistem
Sebuah departemen atau bagian terpisah dibuat untuk mengembangkan sistem
Metode Penulisan Prosedur Perkantoran
Deskriptif, cara yang paling sederhana sehingga prosedur yang dituliskan juga merupakan prosedur yang sederhana yang tidak memerlukan simbol-simbol khusus
Chart, prosedur kerja yang dibuat dalam bentuk gambar atau simbol bertujuan agar terlihat lebih sederhana begi pelaksana sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
ORGANISASI PERKANTORAN
Definisi
Definisi
Suatu kolektivitas orang yang ada di lingkungan kantor, dimana aktivitas yang dilakukan di desain secara sadar, terkoordinasi, serta diatur oleh para anggotanya salam rangka mencapai tujuan tertentu. (Rahman)
Dasar Organisasi
1. Operating Core ( para pegawai yang melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan dengan produksi barang dan jasa)
2. The Strategic Apec (yang termasuk didalam bagian ini adalah manajer tingkat puncak (Top Management))
3. The Middle Line (para manajer yang menjembatani manajer tingkat atass dengan bagian operasional)
4. The Thecnostructure (mereka yang diserahi tugas untuk menganalisa dan bertanggung jawab terhadap bentuk standarisasi dalam organisasi)
5. The Support Staff (orang orang yang memberi jasa pendukung tidak langsung terhadap organisasi (orang - orang yang mengisi unit staff))
Elemen Struktur Organisasi
Spesialisas Pekerjaan
Rantai Komando
Rentang Kendali
Sentralisasi dan Desentralisasi
Formalisasi
Departementalisaisi
Unsur Pokok
Sebagai suatu protes yang menjadi tempat orang - orang berinteraksi untuk mencapai tujuan kantor
Kerangka dasar yang menjadikan tempat orang - orang melangsungkan kegiatannya untuk menerima , menyimpan, mengelola dan menyajikan informasi
Suatu bagan yang mancakup susunan staf dan alokasi tugas dan tanggung jawab berdasarkan pembagiaan kerja
Bentuk Organisasi
Organisasi Staff (hanya ada pucuk pimpinan dan staf)
Organisasi Lini (Pucuk pimpinan dipandang sebagai sumber kekuatan tunggal)
Organisasi Fungsioanal ( susunan berdasarkan fungsi - fungsi yang ada)
Prinsip
Prinsip Tujuan
Prinsip Kesatuan fungsi
Prinsip Fungsional
Prinsip Kesederhanaan
Prinsip Wewenang Sepadan dengan Tanggung jawab
Prinsip Laporan pada Pimpinan Tunggal
Prinsip Kepengawasan dan Kepemimpinan
Prinsip Jangakauan Pengawasan
MANAJEMEN PERKANTORAN
KONSEP DASAR
DEFINISI
Manajemen
Ilmu manajemen merupakan sebuah disiplin ilmu untuk mengelola sebuah organisasi agar organisasi tersebut mencapai tujuana
Kantor
Setiap tempat yang biasanya dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan tata usaha, dengan nama apapun tempat tersebut mungkin diberi nama (Moekijat, 1997:3)
Manajemen Perkantoran
Kegiatan pengelolaan data dan informasi yang dilakukan secara teratur, sistematik dan terus menerus, mengikuti kegiatan organisasi dengan tujuan mencapai keberhasilan dari tugas organisasi yang bersangkutan
RUANG LINGKUP
Manjemen Mutu
Communications
Manajemen Kearsipan
Sistem Informasi perkantoran / Digitalisasi Perkantoran
CIRI PEKERJAAN KANTOR
Bersifat Pelayanan
Bersifat Terbuka dan Luas
Dilaksanakan oleh Semua Pihak dalam Organisasi
Summary and Action Items
TATA USAHA SEBAGAI PEKERJAAN PERKANTORAN
Mencatat
Menghimpun
Mengolah
Menggandakan
Mengirim
menyimpan
TUJUAN
a. Untuk memberi keterangan yang lengkap bagi yang memerlukan guna pelaksanaan tugas organisasi secara efisien
b. memberi catatan dan laporan yang bermanfaat dengan biaya yang terjangkau
c. membantu perusahaan memelihara dan memenuhi kebutuhannya
d. memberikan pekerjaan tata usaha yang cermat dan membantu memberi pelayanan kepada para pelanggan atau mitra kerja
e. Membuat catatan yang lebih baik dengan biaya yang terjangkau