MindMap Gallery 12 prinsip multimedia
This is a mind map about 12 prinsip multimedia,Main content: Prinsip segmentasi,Prinsip Temporal Contiguity,Prinsip Spatial contiguity,Prinsip Redudancy,Prinsip Pre-Training,Prinsip Modality,Prinsip Multimedia,Prinsip Personalisasi,Prinsip Suara,Prinsip Gambar,Prinsip Signaling,Prinsip Koherensi.
Edited at 2024-03-08 09:15:3212 prinsip multimedia
Prinsip Koherensi
Memberikan informasi yang relevan dan mudah di pahami tanpa adanya unsur tambahan yang tidak di perlukan.
Contohnya pastikan untuk menonton dengan pandangan kritis terhadap “Prinsip Koherensi”. Tentukan bagaimana Anda dapat mengurangi, menyederhanakan, dan memperjelas
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Signaling
Menunjukan pada siswa point inti yang relevan
Contohnya dapat memberikan higligner menyorot kata-kata penting dan menggunakan panah animasi untuk menunjukkan informasi penting secara bijaksana.
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Redudancy
Penggunaan elemen tidak berlebihan dan meminimalisir menampilkan hal-hal yang tidak perlu di tampilkan
Contohnya hanya menyertakan grafik atau teks saja, namun jangan keduanya secara bersamaan. Atau jika keduanya bersamaan, buat teksnya minimal.
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Spatial contiguity
Menyajikan kata-kata dan gambar secara berdekatan akan mempermudah anak untuk belajar
Contohnya menyimpan semua teks dan gambar terkait secara fisik berdekatan dalam bingkai Anda. Hal ini mempermudah pembelajar memproses informasi, menggunakan lebih sedikit energi untuk menguraikan makna.
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Temporal Contiguity
Menyajikan audio yang baik dan tidak delay atau terlalu cepat
Contohnya Jika ingin memperkenalkan proses baru, animasi (atau visual) harus muncul bersamaan dengan audio sulih suara. Ini lebih disukai daripada memutar audio sulih suara terlebih dahulu, lalu menonton visualnya setelahnya.
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip segmentasi
Membantu siswa dalam belajar sesuai dengan kemampuan masing-masing dan menyediakan tombol-tombol yang berfungsi untuk mengatur kecepatan belajar
Contohnya dengan memberikan pelajar kontrol lebih besar atas pembelajaran mereka. Hal ini dilakukan dengan menambahkan tombol berikutnya atau mengizinkan kecepatan pemutaran video.
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Gambar
Menggunakan Visual yang relevan akan lebih efektif untuk di pahami
Contohnya dengancara membatasi penggunaan kata-kata yang berbicara saat video untuk menyelami lebih dalam konten pembelajaran.
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Suara
Siswa lebih mudah memahami pelajaran menggunakan suara manusia daripada suara komputer, dan pastikan suara yang terekam terdengar dengan jelas dan mudah di pahami
Contohnya memastikan audio berkualitas tinggi dengan menggunakan mikrofon profesional dan menguasai perangkat lunak pengedit audio
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Personalisasi
Siswa lebih mudah belajar jika menggunakan bahasa percakapan yang informal daripada formal. Mencoba untuk tidak menggunakan kata-kata yang panjang dan sulit di pahami
Contohnya dengan cara menghindari teks yang terdengar terlalu profesional, atau kata-kata yang panjang dan rumit. Penggunaan kata ganti orang pertama (Anda, saya, kami, milik kami) juga membantu. Di sinilah membantu untuk mempertimbangkan demografi audiens Anda dan mencoba mencocokkan nada sulih suara Anda untuk meningkatkan personalisasi
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Multimedia
Siswa lebih baik belajar dari kata-kata dan gambar-gambar daripada hanya kata-kata saja(teks)
Contohnya dengan cara berhati-hati dalam memilih gambar dan kosa kata yang tepat dan mudah di pahami. Ingatlah bahwa gambar-gambar ini perlu untuk menyempurnakan atau memperjelas informasi.
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Modality
Meminimalisir teks yang di tampilkan dan lebih berfokus untuk memaksimalkan voice over dalam media audio visual tersebut.
Contohnya dengan cara membatasi jumlah teks yang Anda gunakan di layar secara keseluruhan. Lebih mengandalkan visual, kecuali Anda perlu mendefinisikan istilah-istilah penting, membuat daftar langkah-langkah, atau memberikan arahan.
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019
Prinsip Pre-Training
Memberikan pengenalan tentang apa yang akan di pelajari agar siswa mudah untuk mempelajarinya nanti.
Contohnya dengan membuat “panduan” atau “lembar contekan” pengantar untuk digunakan peserta sepanjang kursus. Atau Anda dapat membuat seluruh pelajaran di awal yang didedikasikan untuk memahami dasar-dasarnya, sebelum pelajar melanjutkan ke kursus sebenarnya.
Sumber : Andrew DeBell | 11 Desember 2019