1) Untuk meningkatkanl mutu lpembelajaran. Dengan menggunakanl rancangan media pembelajaranl yang tepatl diharapkan mampu mengarahkan dan mendorong optimalisasi pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan daya kreativitas peserta didik dalam memperoleh ilmu pengetahuan.
2) Sebagai tuntutan paradigma baru. Paradigma baru pendidikan mengharuskan tenaga pendidik untuk berperan bukan hanya untuk sekedar memindahkan pengetahuan (transfer ilmu) kepada peserta didik melainkan juga harus menjadi fasilitator, perancang pembelajaran, mediator, dan bahkan sebagai manajer dalam ruang kelas. Karena itu peserta didik diharapkan bukan hanya sekedar menghafal dan mengerti serta menguasai isi pembelajaran namun juga mampu untuk menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan bahkan menciptakan sesuatu.
3) Suatu kebutuhan pasar. Penggunaan media pembelajaran harus sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pasar agar lulusan yang dihasilkan dapat mengikuti perkembangan zaman.
4) Visi pendidikan global. Abad ke-21 ini model pendidikan tradisional yang mengandalkan pembelajaran Face to Face telah tergeser dengan pendidikan online (jejaring). Hal ini menunjukkan bahwa adanya dampak perubahan yang menantang dan pendidikan Global telah semakin berkembang pesat.