MindMap Gallery lnstrumen Penilaian Keterampilan
This is a clear mind map of "Confessions," which elaborately dissects the main chapters of the book, including "Peng Tian," "Scrolls," "Confessions," and other content. Each section is thoroughly analyzed on multiple levels, enabling readers to deeply understand the connotations and extensions of each theme.
Edited at 2022-11-09 01:53:27This is a clear mind map of "Confessions," which elaborately dissects the main chapters of the book, including "Peng Tian," "Scrolls," "Confessions," and other content. Each section is thoroughly analyzed on multiple levels, enabling readers to deeply understand the connotations and extensions of each theme.
The SKL, KI, KD mind map outlines key components of knowledge acquisition and skill enhancement. The "KONSEP" section explains the importance of foundational knowledge and theoretical concepts; "ANALISIS" emphasizes critical thinking and data analysis abilities; "PROTA PROMES" focuses on project planning and goal-setting techniques. Each part provides guidance and exercises on how to cultivate the relevant skills, encouraging continuous learning and improvement.
This is a clear mind map of "Confessions," which elaborately dissects the main chapters of the book, including "Peng Tian," "Scrolls," "Confessions," and other content. Each section is thoroughly analyzed on multiple levels, enabling readers to deeply understand the connotations and extensions of each theme.
The SKL, KI, KD mind map outlines key components of knowledge acquisition and skill enhancement. The "KONSEP" section explains the importance of foundational knowledge and theoretical concepts; "ANALISIS" emphasizes critical thinking and data analysis abilities; "PROTA PROMES" focuses on project planning and goal-setting techniques. Each part provides guidance and exercises on how to cultivate the relevant skills, encouraging continuous learning and improvement.
Instrumen Penilaian Keterampilan
Pengertian
Penilaian keterampilan (psikomotorik) adalah penilaian yang dilakukan guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi keterampilan dari peserta didik yang meliputi aspek imitasi, manipulasi, presisi, artikulasi, dan naturalisasi. Kompetensi inti 4 (KI 4), yakni keterampilan tidak dapat dipisahkan dengan kompetensi inti 3 (KI 3), yakni pengetahuan.
Tujuan
Penilaian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah pengetahuan (KD pada KI-3) yang sudah dikuasai peserta didik dapat digunakan untuk mengenal dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sesungguhnya (real life). Ketuntasan belajar untuk keterampilan ditentukan oleh satuan pendidikan, secara bertahap satuan pendidikan terus meningkatkan kriteria ketuntasan belajar dengan mempertimbangkan potensi dan karakteristik masing-masing satuan pendidikan sebagai bentuk peningkatan kualitas hasil belajar.
1. Teknik Penilaian Keterampilan
Teknik Penilaian
(1) penilaian kinerja yaitu penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu tertentu menggunakan tes praktek (unjuk kerja) dengan menggunakan instrumen lembar pengamatan (observasi),
(2) proyek dengan menggunakan instrumen lembar penilaian dokumen laporan proyek,
(3) penilaian portofolio dengan menggunakan instrumen lembar penilaian dokumen kumpulan portofolio dan penilaian produk.
Skema Penilaian Keterampilan
Penilaian Unjuk Kerja/ Kinerja/Praktek
Penilaian yang dilakukan dengan cara mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan sesuatu
Penilaian Proyek
Kegiatan penyelidikan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan hasil proyek dalam kurun waktu tertentu
Penilaian Portofolio
Rekaman hasil pembelajaran dan penilaian yang memperkuat kemajuan dan kualits pekerjaan peserta didik
Penilaian Produk
Penilaian kemampuan peserta didik membuat produk-prodeuk teknologi dan seni
Penilaian Lain
2. Penilaian Unjuk Kerja/Kinerja/Praktik
Pengertian
Penilaian unjuk kerja adalah penilaian tindakan atau tes praktik yang secara efektif dapat digunakan untuk kepentingan pengumpulan berbagai informasi tentang bentuk-bentuk perilaku atau keterampilan yang diharapkan muncul dalam diri peserta didik
Tujuan
Penilaian ini dapat digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi yang menuntut peserta didik melakukan tugas tertentu, seperti: praktikum di laboratorium, praktik ibadah, praktik olahraga, presentasi, bermain peran, memainkan alat musik, bernyanyi, dan membaca puisi.
memper-timbangkan
1) Langkah-langkah kinerja yang perlu dilakukan peserta didik untuk menunjukkan kinerja dari suatu kompetensi.
2) Kelengkapan dan ketepatan aspek yang akan dinilai dalam kinerja tersebut.
3) Kemampuan-kemampuan khusus yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
4) Seyogyanya kemampuan yang akan dinilai tidak terlalu banyak, sehingga dapat diamati.
5) Kemampuan yang akan dinilai selanjutnya diurutkan berdasarkan langkahlangkah pekerjaan yang akan diamati.
4. Penilaian Portofolio
Pengertian
Penilaian portofolio merupakan penilaian berkelanjutan berdasarkan kumpulan informasi yang menunjukkan perkembangan kemampuan peserta didik dalam satu periode tertentu.
manfaat
1) Memberikan bukti yang jelas dan lengkap tentang kinerja siswa daripada hasil tes di kelas.
2) Portofolio dapat merupakan catatan penilaian yang sesuai dengan program pembelajaran yang baik.
3) Portofolio merupakan catatan jangka panjang tentang kemajuan peserta didik.
4) Portofolio memberikan gambar tentang kemampuan siswa.
5) Penggunaan portofolio penilaian memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan keunggulan dirinya, bukan kekurangan atau kesalahannya dalam mengerjakan soal atau tugas.
6) Penggunaan portofolio penilaian mencerminkan pengakuan atas bervariasinya gaya belajar siswa.
7) Portofolio memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berperan aktif dalam penilaian hasil belajar.
8) Portofolio membantu guru dalam menilai kemajuan siswa.
9) Portofolio membantu guru dalam mengambil keputusan tentang pembelajaran atau perbaikan pembelajaran.
10) Portofolio merupakan bahan yang relatif lengkap untuk berdiskusi dengan orang tua siswa tentang perkembangan siswa yang bersangkutan.
11) Portofolio membantu pihak luar untuk menilai program pembelajaran yang bersangkutan.
12) Menumbuhkan motivasi peserta didik untuk belajar, mempunyai kebanggan (pride), rasa memiliki (ownership), dan menumbuhkan kepercayaan diri (self confidence).
rambu-rambu penilaian portofolio
1) Tugas sesuai dengan kompetensi dan tujuan pembelajaran yang akan diukur.
2) Hasil karya peserta didik yang dijadikan portofolio berupa pekerjaan hasil tes, perilaku peserta didik sehari-hari, hasil tugas terstruktur, dokumentasi aktivitas peserta didik di luar sekolah yang menunjang kegiatan belajar.
3) Tugas portofolio membuat aspek judul, tujuan pembelajaran, ruang lingkup belajar, uraian tugas, dan kriteria penilaian.
4) Uraian tugas memuat kegiatan yang melatih peserta didik mengembangkan kompetensi dalam semua aspek (sikap, pengetahuan, keterampilan).
5) Uraian tugas bersifat terbuka, dalam arti mengakomodasi dihasilkannya portofolio yang beragam isinya.
6) Kalimat yang digunakan dalam uraian tugas menggunakan bahasa yang komunikatif dan mudah dilaksanakan.
7) Alat dan bahan yang digunakan dalam penyelesaian tugas portofolio tersedia di lingkungan peserta didik dan mudah diperoleh.
rubrik penilaian portofolio
1) Rubrik memuat indikator kunci dari kompetensi dasar yang akan dinilai pencapaiannya dengan portofolio. 2) Rubrik memuat aspek-aspek penilaian yang macamnya relevan dengan isi tugas portofolio. 3) Rubrik memuat kriteria kesempurnaan (tingkat, level) hasil tugas. 4) Rubrik mudah untuk digunakan oleh guru dan peserta didik. 5) Rubrik menggunakan bahasa yang lugas dan mudah dipahami.
3. Penilaian Proyek
Pengertian
Penilaian proyek merupakan kegiatan penilaian terhadap suatu tugas yang meliputi: pengumpulan, pengorganisasian, pengevaluasian, dan penyajian data yang harus diselesaikan peserta didik (individu/kelompok) dalam waktu atau periode tertentu.
tujuan Penilaian
mengetahui pemahaman, kemampuan mengaplikasikan, kemampuan penyelidikan, dan kemampuan menginformasikan dari peserta didik secara jelas.
tiga hal yang perlu dipertimbangkan
1) Kemampuan pengelolaan, yaitu kemampuan peserta didik dalam memilih topik, mencari informasi, mengelola waktu pengumpulan data dan penulisan laporan. 2) Relevansi, yaitu tugas atau proyek yang diberikan pada peserta didik harus sesuai dengan karakteristik materi, lingkungan sekolah dan karakteristik peserta didik. 3) Keaslian, yaitu tugas atau proyek yang dikerjakan peserta didik benar-benar hasil pekerjaan peserta didik dengan bimbingan guru.